Agenda sepedaan di Minggu siang itu terhenti sejenak. Saya sengaja ingin menikmati atmosfer kota, apalagi saat ini saya resmi tinggal...
Strategi Bertahan Hidup (di Masa PPKM) Bersama ShopeeFood
Pertama-tama, ini bukan postingan bersponsor ya, hehe. Jadi, setelah menyadari banyak ranger oranye di jalanan, saya mulai mencoba untuk menggunakan...
Couvee: Buat Nongki atau Nugas, Sama-sama Oke
Agak jauh dari kediaman, tapi outlet Katamso bisa jadi pilihan.
Senja Kopi: Sebuah Pelarian di Sore Hari
Apakah bisa jadi salah satu tempat untuk kerja dari kafe?
Pempek Laris Mandala Krida, Rekomendasi Kawan yang Oke Juga
Makan siang kali ini digantikan dengan pempek. Pempek bagi sebagian besar orang hanya kudapan sampingan alias bukan makanan pokok, begitu...
Dua Mangkuk Ramen with Ma Men
Saya menyeruput sisa kuah terakhir. Rasanya pedas nikmat, namun tidak membuat tenggorokan panas atau gatal. Mungkin racikan cabai kering yang...
Gudeg Pedes Mbah Jo: Pedasnya Bukan Main
Sudah sejak lama sebenarnya saya berencana untuk mampir ke Gudeg Pedes Mbah Jo. Sama seperti gudeg jalanan lain, kedai gudeg...
#WTFVersus: Soto Batok Pitek Jowo vs. Soto Batok Mbah Katro, Mending yang Mana?
Hampir tewas karena bersepeda menanjak, dan tenaga yang surut habis, kami memutuskan berhenti melanjutkan etape 15. Tentu saja sekarang waktunya...
Baso Aci Ena, Nggak Bercanda Nikmatnya
Saya baru selesai bersepeda ketika—entah mengapa, mendadak berhenti di sebuah kedai yang ramai pengunjung. Di kedai ini, ada kios Dawet...
Tapi Boleh Dicoba: Ayam Mekdi Rumahan Ala Jatinangor Coffee
Jatinangor Cafe ngetren belakangan ini. Dia memang tipikal kafe biasa di Jogja: tembok putih, dekorasi tanaman dalam pot, plang nama...











