Hostel Super Instagrammable Itu Bernama Snooze

Baru tiba, mas-mas bellboy itu segera mengecek kamar yang telah saya pesan. Dengan segera Ia mencari kunci, lalu membawakan barang-barang yang sebenarnya juga tidak seberapa.

“Mau minum apa mas?” Ia mengedarkan selembar menu dengan laminating. Tampaknya menu ini tidak pernah berubah jika dilihat dari kualitas laminatingnya yang menekuk dan koyak.

Dari beranda sudah terlihat bahwa hostel ini menempati bangunan lawas
Dari beranda sudah terlihat bahwa hostel ini menempati bangunan lawas
Dekorasi tanamannya banyak
Dekorasi tanamannya banyak
Sungguh estetik ini hostel
Sungguh estetik ini hostel
Dari daun pintu, bentuk jendela, ventilasi, dan lantai tegel terlihat bahwa ini bangunan lawas
Dari daun pintu, bentuk jendela, ventilasi, dan lantai tegel terlihat bahwa ini bangunan lawas
Kebanyakan tamu di hostel ini adalah anak muda gemar riya di internet
Kebanyakan tamu di hostel ini adalah anak muda gemar riya‘ di internet
Pintu kamar dengan banyak alas kaki itu adalah kamar dengan tipe dormitory
Pintu kamar dengan banyak alas kaki itu adalah kamar dengan tipe dormitory

Snooze sebenarnnya hanyalah satu dari sekian hostel bujet yang masuk dalam list saya. Namun begitu tiba di beranda, disambut serangkaian pelayanan sang bellboy atau resepsionis, penginapan ini jadi salah satu hostel terbaik menurut saya. Terletak di area dalam benteng Keraton, hostel ini sangat aksesibel ke daerah wisata di semua penjuru mata angin Yogyakarta. Selain itu, desain interiornya juga estetik, dekoratif, fotogeniklah kalau diposting ke media sosial. Dilihat dari bentuk pintu dan daun jendela, sepertinya hostel ini memang menempati bangunan lama. Pun lantainya juga masih menggunakan tegel abu-abu lawas khas bangunan yang berdiri di era kolonialisme. Meski hanya tersedia beberapa kamar, di hostel ini tersedia dapur dengan beragam opsi minuman bebas racik sendiri, taman dengan set bangku cantik di belakang, kamar dengan konfigurasi dormitory alias ranjang bertingkat, dan kamar mandi luar. Selama kami di sini, ada beberapa kucing empunya hostel berkeliaran bebas.

Sebenarnya asik juga kalau ajak orang lain nongkrong di sini, asal ngga kemaleman hehe
Sebenarnya asik juga kalau ajak orang lain nongkrong di sini, asal ngga kemaleman hehe
Disediakan juga menu kafe di sini
Disediakan juga menu kafe di sini
Bebas racik minuman sendiri di dapur
Bebas racik minuman sendiri di dapur
Bisa masak juga
Bisa masak juga
Bellboy sekaligus staf resepsionis yang sigap membantu kapan saja
Bellboy sekaligus staf resepsionis yang sigap membantu kapan saja

Bagaimana dengan kamarnya? Nyaman. Kasurnya empuk, selimutnya halus dan hangat. Pun kamar juga sangat artsy bagai kamar dalam set-set film. Pemesanan kamar saya tentu sudah termasuk handuk. Berhubung kamar mandi di luar, tidak disediakan toiletries tapi tidak masalah. Satu yang jadi problem di kamar mungkin penggunaan kipas ketimbang AC. Di harga yang sama dengan hostel lain di Jogja, Snooze tidak menyediakan pendingin udara. Untungnya kamar tidak begitu pengap ketika dipakai tidur. Disediakan pula obat anti nyamuk karena memang lingkungan sekitar sedikit lembab.

Kasurnya empuk dengan selimut yang halus, walau tipis tetap hangat
Kasurnya empuk dengan selimut yang halus, walau tipis tetap hangat
Sudut lain kamar yang saya tempati
Sudut lain kamar yang saya tempati
Duduk-duduk di taman belakang ini kayaknya seru
Duduk-duduk di taman belakang ini kayaknya seru
Bergabung dengan lansiran

Suka dengan pos ini?

Berlangganan agar tidak tertinggal pembaruan.

Thank you for subscribing to the newsletter.

Oops. Something went wrong. Please try again later.

Johan Ferdian JR

Johan Ferdian JR

Goweser kalcer yang mencoba ngultra • Blogger • Digital product designer • Freelancer at Webber.id

Butuh jasa desain? Yuk jadwalkan konsultasi

Panel diskusi

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Intuisi - @hajigoor

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca